Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Oleh Brian Khrisna
CETAKAN SPESIAL KE-100
Seperti malam-malam lain, aku pulang selepas lembur. Orang-orang di kantor yang sudah menikah, mereka akan pulang ke keluarganya masing-masing. Sementara aku yang tidak punya siapa-siapa ini, sekarang masih duduk sendirian di parkiran mobil yang sudah lengang, bersama sebotol bir, rokok murah, dan sepotong kue ulang tahunku sendiri yang kubeli dari toko manisan dekat kantor.
Aku takut kalau ternyata selama ini aku tidak pernah berhasil menjalani hidup seperti sebagaimana seharusnya. Di kepalaku sekarang, pertanyaan ini semakin lama semakin membesar. âPantaskah hidup ini kulanjutkan?â
Aku berdiri menatap ke langit malam. Kini tekadku sudah bulat. Aku akan bunuh diri 24 jam dari sekarang.
â
Setelah satu tahun terbit, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati sudah menemani pembaca di seluruh Indonesia hingga akhirnya mencapai seratus kali cetak ulang.
Edisi cetakan ke-100 ini hadir sebagai edisi spesial dan terbatas dengan cover jacket dan desain baru. Cetakan spesial ini juga mendapat tambahan chapter dan ilustrasi yang mempertemukan kembali Ale dengan Murad.
Bahasa: Bahasa Indonesia
Penerbit: bentang-pustaka
Pertanyaan Umum
Tentang apa novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati?
Novel ini mengisahkan Ale, seorang pria 37 tahun yang didiagnosis depresi akut dan berencana mengakhiri hidupnya, namun menunda rencana itu demi makan seporsi mie ayam terlebih dahulu.
Siapa penulis Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati?
Novel ini ditulis oleh Brian Khrisna dan menjadi salah satu novel terlaris di Indonesia yang mengangkat isu kesehatan mental.
Untuk siapa buku ini cocok dibaca?
Cocok untuk pembaca yang tertarik pada cerita reflektif seputar kesehatan mental, depresi, dan penerimaan diri dengan latar kehidupan urban yang relatable.