Gadis Minimarket
Oleh Sayaka Murata
Novel Gadis Minimarket atau Convenience Store Woman adalah sebuah novel yang ditulis oleh Murata Sayaka. Novel ini menceritakan tentang Keiko, soreng perempuan yang bekerja sebagai pegawai di minimarket. Keiko digambarkan sebagai seseorang yang pekerja keras. Hal ini disinyalir sebagai sebuah sindiran terhadap stereotip Workaholic di Jepang. HIdup Keiko hanya berputar di sekitar pekerjaannya saja. Ia terus-menerus memikirkannya, bahkan ketika dia tidak bekerja di sana. Segala sesuatu yang lain di hidupnya tidak ada artinya. Ia pun pada akhirnya berubah menjadi layaknya minimarket oti sendiri, ia hidup untuk melayani orang lain, melakukan apa yang orang lain inginkan. Namun demikian, Keiko memiliki pandangannya sendiri tentang apa yang membuatnya bahagia. Meskipun pandangannya ini tidak cocok dengan kebanyakan orang, tetapi dia dapat menemukannya dan dapat hidup karenanya. Kisah Keiko mengajarkan bahwa seseorang dapat menjalani kehidupan yang memuaskan tanpa mengikuti standar kebahagiaan orang lain. Sinopsis buku Dunia menuntut Keiko untuk menjadi normal, walau ia tidak tahu ânormalâ itu seperti apa. Namun di minimarket, Keiko dilahirkan dengan identitas baru sebagai âpegawai minimarketâ. Kini Keiko terancam dipisahkan dari dunia minimarket yang dicintainya selama ini... Informasi lain: Pengiriman: minimal 1 hari Cover: soft cover Tebal: 160 halaman ISBN: 9786020644394 Berat: 0.17 kg Dimensi: 13.5 x 20 cm
Bahasa: Bahasa Indonesia
Penerbit: gpu
Pertanyaan Umum
Tentang apa novel Gadis Minimarket (Convenience Store Woman)?
Novel ini bercerita tentang Keiko Furukura, perempuan 36 tahun yang telah bekerja paruh waktu di minimarket Tokyo selama 18 tahun dan merasa lebih nyaman dengan rutinitas kerja itu dibanding tuntutan sosial untuk menikah dan punya karier konvensional.
Untuk siapa buku ini cocok dibaca?
Cocok untuk pembaca yang menyukai fiksi literer Jepang kontemporer dan tertarik pada tema norma sosial, identitas, dan kehidupan yang dianggap 'tidak normal' oleh masyarakat.
Apa yang membuat novel ini istimewa?
Novel ini memenangkan Akutagawa Prize 2016 dan menjadi karya Sayaka Murata pertama yang diterjemahkan ke bahasa Inggris, dengan gaya penulisan yang jujur, lucu, sekaligus mengusik.